Teori Berguru Kognitif Sosial


1. Teori Kognitif Sosial
Dalam teori kognitif sosial ini ada 3 variabel yang harus dipertimbangkan. Variabel variabel ini adalah:
Faktor perilaku.
Faktor lingkungan atau disebut juga faktor ekstrinsik.
Faktor personal atau dikenal juga sebagai faktor intrinsik
Tiga variable dalam teori kognitif sosial ini sanggup dikatakan saling berkaitan satu dengan lainnya. Ketiganya merupakan variabel yang secara bersama sama membantu proses berguru untuk terjadi. Suatu pengalaman individu akan bergabung dengan aneka macam macam determinan yang memilih sikap serta faktor lingkungan.

Dalam interaksi antara seseorang dengan lingkungannya, keyakinan manusia, idea dan kompetensi kognitif akan dimodifikasi dan diubah oleh aneka macam rupa faktor eksternal. Contoh pola faktor eksternal ini contohnya ialah orang renta yang memperlihatkan dukungan, lingkungan yang penuh dengan stress atau bisa juga ibarat udara yang panas dan berdebu atau ilkim yang dingin. 

Demikian juga halnya dalam interaksi antara seseorang dengan perilaku. Dalam hal ini, proses kognitif seseorang akan mempengaruhi perilakunya. Dmikian pula halnya ialah kinerja dari sikap yang demikian akan mengubah bagaimana cara seseorang berpikir.

Pada karenanya ialah interaksi antara lingkungan dengan perilaku. Faktor eksternal sanggup mengubah bagaimana seseorang berperilaku. Demikian juga sebaliknya, sikap seseorang juga sanggup mempengaruhi dan memperlihatkan perubahan terhadap lingkungan yang berada di sekitarnya.

Dengan demikian maka model ini secara terang mengimplikasikan bahwa biar proses berguru yang efektif dan mendorong k earah yang kasatmata sanggup terjadi, maka suatu individu seharusnya mempunyai karakteristik personal yang bersifat positif, memperlihatkan sikap yang semestinya dan juga berada di dalam lingkungan yang memperlihatkan dukungan.

Sebagai tambahannya, teori kognitif sosial menyebutkan bahwa pengalaman gres harus dievaluasi oleh suatu individu yang berada dalam tahap berguru dengan memakai metode untuk melaksanakan analisa perbandingan terhadap pengalaman yang pernah dialami sebelumnya. Perlu diingat bahwa pengalaman yang pernah dialamu sebelumnya yang dipakai dalam analisa ini harus mempunyai determinan yang sama.

Oleh alasannya ialah itu, maka berdasarkan teori kognitif sosial, proses pembelajaran sendiri merupakan hasil dari penilaian yang seksama dan mendalam terhadap pengalaman yang dialami kini ini dibandingkan dengan pengalaman yang telah dialami sebelumnya

Konsep dasar yang diusung oleh teori kognitif sosial ini tidak hanya sanggup dilihat pada individu yang telah dewasa, namun sanggup juga diamati pada bayi, anak anak dan remaja. Konsep dasar dalam teori kognitif social adalah:
1. Pembelajaran dengan Observasi
Secara singkatnya ini merupakan suatu proses untuk memperoleh pelajaran dari orang lain yang dilakukan dengan mengamati apa yag mereka lakukan. Proses ini sanggup dikatakan merupakan cara yang efektif bagi suatu individu untuk memperoleh pengetahuan gres dan juga mengubah perilaku
2. Reproduksi
3. Kemajuan diri
4. Penanganan Emosional
5. Kemampuan Mengatur Diri Sendiri


EmoticonEmoticon