Pengertian Jurnal Penerimaan Kas dan Penggunaannya

Dalam dunia ekonomi, khususnya ekonomi akuntansi, terdapat berbagai istilah ekonomi yang belum tentu di pahami oleh semua orang yang memang tidak pernah mempelajari ilmu ekonomi secara mendalam. Salah satunya adalah istilah yang biasa disebut sebagai jurnal penerimaan kas.

Bagi orang yang berkecimpung di dunia ekonomi, para ahli ekonomi dari berbagai universitas, pelaku ekonomi dari berbagai perusahaan, dan para mahasiswa fakultas ekonomi tentu sudah sangat paham dengan istilah tersebut.

Namun, bagi orang yang masih awam dengan dunia perekonomian, jelas istilah jurnal penerimaan bukanlah sesuatu yang familiar terdengar di telinga. Bagi orang yang awam, untuk dapat memahami hal tersebut memerlukan proses yang tidak cepat. Perlu proses pemahaman yang panjang sebelum seseorang dapat menangkap makna dari jurnal tersebut.

Jurnal penerimaan kas adalah sebuah jurnal yang wajib dimiliki oleh suatu perusahaan, baik perusahaan yang sudah besar maupun perusahaan yang masih berada dalam tahap berkembang. Jurnal tersebut digunakan untuk mencatat segala macam transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terkait penerimaan kas.

Sumber Kas Perusahaan

Kas dalam sebuah perusahaan dapat diperoleh dari banyak sumber. Misalnya dari hasil penjualan produk produk perusahaan, setoran modal pemilik perusahaan, pencairan dana kredit bank, penagihan piutang, penagihan wesel tagih beserta bunganya, dan lain lain. Semua pemasukan tersebut wajib tercatat di dalam jurnal penerimaan, baik yang dibayar dengan menggunakan giro, cek, wesel pos, dan sebagainya yang adalah jenis pembayaran tunai.

Untuk membuat jurnal tersebut, setiap perusahaan tentu telah mempunyai standar prosedur masing masing yang berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, namun intinya tetap sama. Hal tersebut terjadi karena di setiap perusahaan terdapat berbagai macam jenis pemasukan, sehingga antara satu perusahaan dengan perusahaan yang lainnya, tidak dapat men-general-kan prosedur pembuatan jurnal penerimaan tersebut.

Secara umum, inti dari jurnal penerimaan kas terletak pada kolom kolom penting seperti kolom tanggal, kolom keterangan, kolom kas yang diterima, kolom penjualan, kolom piutang, kolom akun, dan kolom jumlah.Kolom kolom tersebut adalah kolom untuk jurnal secara standar. Namun, dengan beragam jenis pemasukan dan kebutuhan, maka perusahaan dapat merevisi kolom kolom tersebut sesuai dengan kebutuhan.


EmoticonEmoticon